SNAPIXA: Review Landing Page Builder buatan dalam negeri

SNAPIXA: Review Landing Page Builder buatan dalam negeri

Salah satu kunci sukses bisnis online adalah memiliki website sendiri dan tidak bergantung pada platform milik orang lain, seperti media sosial dan marketplace. Dengan SNAPIXA Anda bisa memiliki website sendiri atau landing page untuk langsung mulai berjualan online. Baca dulu review-nya sebelum membeli.

Apa itu SNAPIXA?

SNAPIXA adalah sebuah tool untuk membuat landing page khususnya untuk sales page dan katalog produk.
Dibangun oleh Adhitya Tri Arifianto, seorang digital product creator dan affiliate marketer yang cukup senior di Indonesia, bersama timnya di Jawa Timur.

Karena berbasis cloud Anda tidak perlu melakukan instalasi apapun. Cukup dengan berlangganan (3 bulan atau 1 tahun) dan login, Anda sudah bisa menggunakan semua fitur yang ada di dalamnya, diantaranya:

  • Page Builder
  • Template desain siap pakai
  • Retargeting calon pembeli

Kenapa pebisnis online membutuhkan SNAPIXA?

“Hanya mengandalkan media sosial untuk bisnis Anda sama saja dengan berbisnis di atas pasir.” ~Noah Kagan, founder SUMO

Kebanyakan orang yang berjualan online, terlalu bergantung pada media sosial atau platform milik orang lain, seperti: marketplace.
Akibatnya, pebisnis tidak memegang kendali sepenuhnya terhadap: traffic yang datang, lead yang terkumpul, dan customer yang membeli.

Ini bukan tentang benar atau salah, tapi soal konsekuensi.
Kalau Anda tidak masalah dengan tidak memiliki data leads dan customer, ya silakan saja bergantung pada platform milik orang lain.

Tapi kalau Anda merasa Andalah yang paling berhak atas data customer, sebaiknya Anda mulai memikirkan cara untuk itu.
Membangun bisnis online di website sendiri, seperti membangun rumah makan di atas properti milik pribadi.

Masalahnya…

Membangun website itu tidak mudah.
Ada biaya yang harus dikeluarkan di awal (minimal untuk hosting dan domain) dan pengetahuan teknis mengenai website itu sendiri.

Karena dua hal inilah, kebanyakan pebisnis online jadi malas untuk membangun website bisnis.

Hal inilah yang coba diselesaikan oleh SNAPIXA:

  • tidak membutuhkan hosting dan domain, dan
  • tidak memerlukan keahlian untuk membangun website.

Detil Fitur

Anda bisa mempelajari semua fitur dari SNAPIXA di website resminya di sini.
Untuk lebih mudahnya, saya coba ringkaskan menjadi lima fitur utama:

Custom subdomain untuk alamat website

Setiap website membutuhkan alamat untuk mengaksesnya. Dengan SNAPIXA Anda bisa memiliki website dengan alamat subdomain dari 5 pilihan domain yang disediakan: pixa.store, ayocepetbeli.com, belidisiniyuk.com, joindisiniya.com.

Misal saya punya brand bisnis/produk: muvaroka.
Maka saya bisa membuat alamat website dengan alamat: muvaroka.pixa.store (ini adalah halaman utama/homepage).
Untuk halaman lain, misal halaman Contact, alamatnya adalah: muvaroka.pixa.store/contact.

Nama subdomain ini bersifat unik, jadi tiap member SNAPIXA memiliki subdomain yang berbeda.
Subdomain juga bisa diganti, namun tentu saja kalau masih tersedia/belum dipakai oleh member lain.

Kalau Anda sudah punya nama domain sendiri, Anda juga bisa gunakan sebagai alamat website/landing page.

Desain template siap pakai

Ada 50+ desain template yang siap Anda gunakan untuk membangun website atau sekedar membuat landing page.
Menurut developer SNAPIXA desain template ini akan terus di-update secara berkala.

Desain template yang ada juga sudah dikelompokkan berdasarkan kategorinya: katalog produk, landing page, sales page, halaman order, halaman konfirmasi, Whatsapp, dan BBM.
Hal ini akan semakin memudahkan Anda dalam mendesain.

Editor dengan mekanisme drag & drop

Ini yang membuat SNAPIXA cocok untuk yang awam dengan tidak begitu paham dengan desain dan coding.
Anda tinggal memilih satu dari 25+ elemen yang tersedia, lalu mengatur posisinya. What you see is what you get.

Elemen adalah komponen dari sebuah halaman yang bisa Anda “bongkar pasang”.
Contohnya: Text, Image, Video, Button, Countdown, bahkan sampai Form ongkos kirim sudah tersedia.

Editornya juga dilengkapi dengan pengaturan layer seperti yang ada di aplikasi desain seperti CorelDRAW atau Photoshop.

Selain itu ada juga editor untuk CSS, typography, dan pop up yang bisa Anda ulik sepuasnya.

Tidak hanya untuk tampilan desktop, Anda juga bisa mengatur desain khusus untuk tampilan mobile sehingga bisa memastikan bahwa halaman yang Anda buat bisa tetap menarik saat dibuka dari smartphone.

Mendukung tracking code di header dan footer

Yang ini adalah fitur andalan untuk digital marketer level mastah, dimana Anda bisa menanamkan kode Facebook Pixel, Google Analytics, Tag Manager, Adwords Remarketing, dan yang lainnya.

Kode pixel tidak hanya bisa ditanam di header, namun juga bisa di tombol CTA (call-to-action) jadi bisa melacak event lebih detil.

Kalau Anda belum paham dengan ini, sebaiknya Anda mulai belajar. Karena disinilah kelebihan memiliki website sendiri untuk bisnis/jualan online dibandingkan di media sosial atau marketplace.

Tidak hanya Anda bisa lebih mengenali karakteristik pengunjung website dari Google Analytics, di dashboard juga tersedia fitur live statistic yang memungkinkan Anda melihat secara live jumlah visitor, unique visitor, dan klik yang terjadi di halaman yang sudah Anda buat.

Image finder & map generator

Dalam membuat sebuah halaman website kadang kita membutuhkan foto, gambar atau icon untuk mempercantik penampilan.
Anda bisa mencarinya langsung di dalam dashboard, karena sudah terintegrasi dengan Pixabay, IconFinder, dan Unsplash.

Jika Anda harus menampilkan peta, Anda cukup memasukkan nama tempat atau titik koordinatnya karena SNAPIXA juga sudah terintegrasi dengan Google Maps.

ANDA BISA MEMPELAJARI SEMUA FITUR SNAPIXA SECARA DETIL DI SINI→

 

Siapa yang cocok menggunakan SNAPIXA?

SNAPIXA adalah tool berbasis cloud untuk membuat landing page sebagai media jualan/promosi secara online yang utamanya digunakan oleh pebisnis online atau Internet marketer, namun menurut saya SNAPIXA tidak untuk semua orang.

Anda cocok menggunakan SNAPIXA jika:

  • Sudah menjalankan bisnis online tapi belum memiliki website sendiri
  • Butuh cepat untuk membuat landing page biar bisa langsung jualan
  • Tidak mengerti mengenai hosting atau malas mengulik yang terlalu teknis
  • Awam soal desain yang bagus untuk website
  • Pemain Facebook Ads yang ingin mengoptimalkan jualannya

Apa kekurangan dari SNAPIXA?

Tidak ada produk yang sempurna.
Kalau saya ditanya apakah akan menggunakan SNAPIXA atau tidak, mungkin hal-hal ini yang mungkin menjadi pertimbangan untuk tidak menggunakannya:

  • Saya sudah mengenal dan menggunakan platform WordPress sejak 2007, dan bisa dibilang semua fitur yang SNAPIXA tawarkan sudah ada di WordPress.
  • Setiap hal baru ada learning curve-nya. Meskipun saya cukup paham mengenai website, namun untuk mencoba SNAPIXA pasti ada waktu yang dibutuhkan untuk mempelajarinya. Dan saat ini bukan waktu yang tepat untuk saya mencoba hal baru seperti SNAPIXA.
  • Skema harga yang ditawarkan atau model bisnis yang digunakan oleh pengembang SNAPIXA yang menggunakan credit menurut saya agak meribetkan. Mengenai mahal atau murahnya itu relatif.
  • SNAPIXA memiliki fitur SEO Meta Data Support yang digunakan untuk…SEO tentu saja. Bermain SEO membutuhkan waktu yang tidak sebentar, sementara halaman-halaman yang dibuat dengan menggunakan SNAPIXA hanya berumur 30 hari. Pada akhirnya tujuan muncul di halaman pertama Google tentu saja tidak tercapai.

Jadi…

Tiap produk punya pasarnya masing-masing. Apakah SNAPIXA ini cocok untuk Anda dan bisnis Anda, keputusan akhirnya tentu saja ada di Anda.

Saya sudah memaparkan apa yang sebaiknya Anda tahu sebelum membeli SNAPIXA. Anda bisa memperdalam dengan mempelajari langsung ke website resminya.

Jika Anda membeli melalui link yang ada di postingan ini, maka Saya akan mendapat sedikit komisi (affiliate). Kalaupun Anda tidak jadi membeli, saya ucapkan terima kasih karena sudah baca sampai sini. 🙂

Review ini dibuat dengan meriset sales page dari SNAPIXA dan mempelajari tutorialnya.
Saya belum mencoba SNAPIXA secara langsung, karena akses trial-nya sudah tidak bisa digunakan saat saya membuat review ini.
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan tuliskan di kolom komentar atau langsung tanyakan ke developer SNAPIXA di sini→.

Sampai jumpa di review berikutnya, insya Allah.