Kenapa Bisnis Harus Melakukan SEO?

Kenapa Bisnis Harus Melakukan SEO?

Banyak pakar Internet marketing (IM) senior memulai perjalanan karirnya dari SEO (Search Engine Optimization) dan sampai sekarang masih memanfaatkannya.

Benarkah SEO masih menarik?

Di artikel ini akan dipaparkan 6 alasan kenapa Anda tetap harus memanfaatkan SEO untuk bisnis Anda.

benarkah SEO sudah mati?

Akhir-akhir ini saya cukup sering menemukan artikel yang memaparkan bahwa SEO sudah mati.

Setidaknya ada 2 alasan utama yang melandasi pendapat ini:

  1. Google, sebagai search engine terbesar (market share 91,74% menurut Statcounter) semakin mengurangi porsi hasil pencarian organik.
    Jumlah iklan yang ditampilkan semakin banyak, dan untuk beberapa kata kunci informasional Google langsung memberikan jawaban di hasil pencarian.
  2. Semakin banyak platform baru bermunculan, sehingga porsi pencarian di Google berkurang drastis.
    Seperti mencari produk langsung ke marketplace (Tokopedia, Bukalapak, Shopee), mencari foto langsung ke Instagram, mencari orang langsung ke LinkedIn, dsb.

Benarkah demikian? Apakah SEO memang sudah mati?

Di digital marketing, Anda harus ingat ini: NO TESTING, NO MARKETING.
Anda harus buktikan sendiri, jangan gampang percaya.

Dan kalau Anda butuh alasan, kenapa (tetap) harus menggunakan SEO untuk bisnis Anda, ini dia…

“Kue”-nya besar

Situs pemeringkat web paling populer, Alexa, masih menempatkan Google di peringkat #1 untuk Alexa Traffic Rank Global.

Artinya Google sebagai search engine terbesar, masih menjadi situs yang paling banyak dan sering diakses di seluruh dunia.

Di banyak negara, termasuk Indonesia, Google selalu menempati peringkat #1 dan #2.
Yang satu google.com, yang satu lagi dengan ekstensi domain dari negara tersebut (misal Indonesia: google.co.id).

Hanya di China Google tidak masuk peringkat 3 besar, karena pemerintahnya menerapkan kebijakan Internet tertutup.

Alexa juga mencatat jika rata-rata pengunjung akan membuka 8 halaman Google setiap kali melakukan pencarian.

Google sendiri mengklaim jika 1% dari setiap 1 triliun pencarian merupakan kata kunci yang berhubungan dengan gejala penyakit.
Jadi kalau bisnis Anda bergerak di industri kesehatan, ini pertanda peluang besar untuk ditemukan calon customer.

Diakui

Data dari Hubspot menyebutkan bahwa konversi dari media blog rata-rata sebesar 67%, dan 57% mengakui efektivitas konten untuk penjualan/bisnis.

SEO dan content marketing adalah seperti pasangan “jiwa dan raga”.

Artinya, kalau content marketing masih diakui efektivitasnya, maka demikian juga halnya dengan SEO.

MOZ, perusahaan yang dikenal sebagai pencipta konsep Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) juga menyebutkan bahwa hasil pencarian organik (SEO) memicu klik 8,5x lebih banyakdibandingkan iklan PPC (SEM/Google Adwords).

Baik untuk brand

Teknologi Google, khususnya sebagai search engine, semakin hari semakin canggih.

Hasil pencarian yang ditampilkan makin relevan dan kontekstual sesuai dengan karakter orang yang melakukan pencarian. Termasuk dalam hal pencarian produk.

Bayangkan jika Anda memiliki bisnis dengan brand yang muncul di halaman pertama pencarian untuk kata kunci produk yang Anda jual, tentu hal ini sangat bagus untuk brand bisnis Anda.

Ideal

Mungkin Anda pernah dengar kalau bisnis (online) yang ideal itu: berjalan otomatis, bisa ditinggal-tinggal, dapat dikerjakan dari mana saja, tanpa kantor, menjangkau seluruh dunia, buka terus 24 jam, dsb.

Semua kondisi ideal itu bisa diwujudkan hanya dari SEO saja.

Hampir semua niche bisa hidup hanya dengan mengandalkan traffic dari mesin pencari. Mulai dari lirik lagu sampai review pesawat tempur.

Dan yang pasti, traffic dari SEO sangat fleksibel digunakan dan dimonetisasi untuk berbagai macam model bisnis online: toko online, iklan CPC (seperti Adsense), sampai affiliate marketing.

Murah

SEO tidaklah gratis. Karena minimal untuk membuat website Anda harus membeli hosting dan domain.

Tapi kalau dibandingkan dengan metode traffic yang lain, seperti: Facebook Ads, Google Adwords, atau Instagram Ads, biaya yang dikeluarkan untuk SEO relatif lebih murah.

Jangka panjang

Tahun ini Google menginjak usia 20 tahun…dan belum saya temukan adanya prediksi bahwa Google akan mati dalam waktu dekat.

Selama Google masih ada, selama itu pula SEO bisa dilakukan.

Beberapa teman saya yang memulai SEO 5 tahun lalu, sampai hari ini masih memanen hasilnya.

Jadi kalau orientasi bisnis Anda adalah jangka panjang yang bisa diwariskan ke anak cucu, maka Anda harus mulai memikirkan bagaimana SEO diterapkan di bisnis Anda.

 

Penutup

Anda sudah mengetahui setidaknya 6 alasan kenapa harus menggunakan SEO untuk bisnis Anda.

Kalau Anda sudah semakin mantab untuk memulai, maka langkah selanjutnya adalah mencari bagaimana caranya.

Anda bisa ikut lagi kelas SEO di Gapura Digital (pengenalan & pendalaman), atau belajar langsung di artikel, tutorial, dan kursus yang banyak beredar di Internet.

Tapi kalau Anda tipe orang yang hanya bisa belajar runut terstruktur dari buku, maka saya sangat menyarankan: The Book of SEO.

Anda bisa tinggalkan komentar di bawah artikel ini untuk bertanya lebih lanjut tentang SEO atau yang kaitannya dengan bisnis online & digital marketing.

Semoga bermanfaat.

 

Bijak Putranto